USAHA PENCEGAHAN PENYAKIT
A.
Pengertian Sehat dan Sakit
Pengertian sehat menurut WHO
adalah keadaan yang sempurna baik fisik, mental dan social yang tidak hanya
terbatas dari penyakit atau cacat. Sedangkan pengertian Penyakit menurut
Parkins adalah suatu keadaan yang tidak menyenangkan yang menimpa seseorang
sehingga menimbulkan gangguan aktivitas sehari-hari baik jasmani, rohani dan social.
Ada 4 faktor yaitu:
1.
Penyebab penyakit (Agent)
Penyebab penyakit dibagi menjadi 2 yaitu :
a.
Golongan eksogen
Yaitu penyakit yang berasal dari luar tubuh manusia
yang dapat menyerang perorangan dan masyarakat. Terbagi atas :
1)
Yang nyata dan hidup
Sering disebut bibit penyakit, contohnya bakteri, rickettsia, virus,
cacig, protozoa, jamur dll.
2)
Yang nyata tak hidup
Terdiri dari zat kimia seperti racun, asap knlpot, setrum lisrik, makanan
misalnya kekurangan beberapa zat makanan seperti protein, vitamin atau
kekurangan makanan secara keseluruhan (kelaparan) trauma fisik, dll.
3)
Yang berbentuk abstrak
·
Bidang ekonomi : kemiskinan
·
Bidang social : sifar a-sosial dan anti social
·
Bidang mental : kebiadapan, tidak
berperikemanusiaan dll.
b.
Golongan endogen
Yaitu sifat dasar seseorang dari lahir sehingga
memudahkan timbulnya penyakit tertentu. Contoh : habitus (perawakan), perawakan
yang tinggi, kurus dan berdada sempit dikatak mudah terserang tuberculosis. Penyakit
turunan misalnya asma, buta warna, diabetes, hipertensi, epilepsy dll.
2.
Manusia sebagai tuan rumah (Host)
Maksudnya adalah
manusia yang dihinggap penyakit. Bila seseorang ditulari bibit penyakit belum
tentu orang tersebut akan sakit karena ditentukan oleh beberapa hal. Salah satunya
daya tahan tubuh. Jika memiliki daya tahan tubuh yang tinggi maka dapat
menghidarkan manusia dari berbagai penyakit.
Cara meningkatkan daya tahan tubuh :
a.
Makan makanan 4 sehat 5 sempurna
b.
Vaksinasi
c.
Pola hidup yang sehat
d.
Pengetahuan yang luas
e.
Patuh pada agama
f.
Berolahraga secara teratur
3.
Lingkungan hidup (Environment)
Adalah segala
sesuatu baik benda maupun keadaan yang berada disekitar manusia yang dapat memengaruhi
kehidupan manusia dan masyarakat.
Lingkungan dibagi menjadi 4 golongan yaitu
:
a.
Lingkungan biologic, terdiri atas organisme yang
berda di sekitar manusia.
Yang merugikan : bibit penyakit seperti bakteri, virus, jamur, protozo
dll, binatang penybar penyakit seperti lalat, tikus, nyamuk dll, organisme
sebai tanaman atau pembunuh ternak.
Yang berguna : tumbuhan dan hewan sebagai bahan makanan, organisme yang
berguna untuk industry dan bahan bahan obat lainnya.
b.
Lingkungan fisik, terdiri atas benda tak hidup
yang berada di sekitar manusia. Termasuk air, udara, tanah, sinar matahari dll.
Yang merugikan : udara berdebu, iklim yang buruk tanah tandus, air yang
tidak bagus pembuangan sampah yang tidak teratur dll.
Yang menguntungkan ; udara bersih, tanah subur, dll.
c.
Lingkingan ekonomi, merupakan lingkungan yang
abstrak.
Yang merugikan : kemiskinan hal ini sangat membahayakan karena tidak
dapat memenuhi kebutuhan makanan yang sehat.
Yang menguntungkan: kemakmuran yang merata pada setiap masyarakat.
d.
Lingkungan mental social, merupakan lingkungan
yang abstrak.
Yang merugikan : kebiadapan, egostis.
Yang menguntungkan : sifat gotong royong, sadar dann patuh pada hokum dan
peraturan yang berlaku.
4.
Pelayanan kesehatan
B.
Usaha Kesehatan Pribadi
Usaha kesehatan pribadi adalah
daya upaya s=dari seseorang untuk memelihara dan mempertinggi derajat kesehatan
sendiri.
Bentuk-bentuk usaha kesehatan pribadi:
1)
Memelihara kesehatan tubuh, pakaian, rumah, dll.
2)
Makanan dan minuman dengan kualitas baik dan
kuantitasnya.
3)
Pola hidup yang teratur.
4)
Meningkatkan daya tahan tubuh.
5)
Menghindari terjadinya penyakit.
6)
Meningkatkan kecerdasan dan rohani.
7)
Melengkapi rumah dengan fasilitas yang menjamin
hidup sehat.
8)
Pemeriksaan kesehatan.
C.
Usaha Pencegahan Penyakit
Dalam garis
besarnya usaha kesehayan masyarakat dapat dibadi mejadi 4 golongan yaitu usaha
peningkatan (promotif), pencegahan (preventif), pengobatan (kuratif) dan
pemulihan (rehabilitative).
Usaha pencegahannya sebagai berikut.
1.
Pada masa sebelum sakit :
a.
Mempertinggi nilai kesehatan (Health Promotion)
Penyediaan makanan yang sehat, cukup kualitas dan
kuantitasnya, perbaikan hygiene dan sanitasi lingkungan seperti penyediaan air
untuk kebutuhan rumah tangga, pembuangan sampah, kotoran dan air limbah dll.
b.
Memberikan perlindungan khusus terhadap gangguan
penyakit tertentu (Specific Protection)
Imunisasi/vaksinasi untuk mencegah penyakit infeksi
tertentu, isolasi penderita penyakit menular tertentu, pencegahan terjadinya
kecelakaan dll.
2.
Pada masa sakit:
a.
Mengenal dan mengetahui jenis penyakit pada
tingkat awal serta mengadakan pengobatan yang tepat dan segera ( Early
Diagnosis and prompt Treatment).
Pemeriksaan darah, paru-paru dan sebagainya, mencari orang yang
berhubungan dengan penderita penyakit menulat untuk diawasi dan diberi
pengobatan.
b.
Pembatasan cacat dan menghilangkan gangguan
kemapuan bekerja yang diakibatkan oleh
sesuatu penyakit (Disability Limitation).
Pengobatan dan perawatang yang sempurna agar penderita sembuh kembali dan
tidak cacat. Bila sudah terjadi cacat maka dicegah agar cacat tidak bertambah
parah.
c.
Rehabilitasi (Rehabilitation)
Usaha untuk mengembalikan bekas penderita dalam
masyarakat sehingga dapat berfungsi lasi sebagai anggota masyarakat yang
berguna sesuai dengan kemampuannya.
Rehabilitasi terdiri dari :
1)
Rehabilitasi fisik
2)
Rehabilitasi mental
3)
Rehabilitasi social
Usaha rehabilitasi ini memerlukan
pengertian dari segenap anggota masyarakat sehingga mudah bagi bekas penderita
untuk menyesuaikan dirinya dalam masyarakat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar